manpower planning

Aplikasi SDM untuk Menyusun Manpower Planning bagi HRD

Kemajuan suatu perusahaan sangat ditentukan oleh kualitas SDM-nya. Untuk bisa mencapai target yang sudah ditetapkan, setiap divisi wajib diisi oleh orang-orang yang kompeten di bidangnya. Itulah alasan mengapa HRD wajib menyusun manpower planning. Menyusun HR planning tentu bukan hal yang mudah. Selain skill mumpuni, HRD juga membutuhkan perangkat khusus seperti aplikasi SDM agar alur kerjanya berjalan lebih efisien.

Strategi Menyusun Manpower Planning dengan Bantuan Aplikasi SDM

Secara sederhana, manpower planning (atau human resources planning) adalah proses perencanaan tenaga kerja dengan cara menempatkan SDM terbaik di posisi yang tepat pada waktu yang tepat—baik soal kualitas maupun kuantitas. Nah, berikut panduan menyusun manpower planning yang bisa Anda jadikan pedoman.

1. Analisis SDM Tersedia

aplikasi sdm

Langkah pertama yang harus dikerjakan HRD saat menyusun manpower planning adalah menganalisis SDM yang dimiliki perusahaan. Analisis ini tidak hanya menghitung jumlah pegawai, tetapi juga meliputi:

  • Identifikasi perusahaan (visi, misi, tujuan, dll)
  • Jumlah divisi atau departemen yang dimiliki
  • Total pegawai di masing-masing divisi beserta job desc-nya

Hasil analisis inilah yang akan jadi pegangan HRD dalam menyusun rencana kerja perusahaan ke depannya. Tanpa data yang valid, manpower planning tidak akan berjalan maksimal.

2. Aplikasi SDM Membantu Forecasting Kebutuhan SDM di Masa Mendatang

aplikasi sdm

Jika data hasil analisis sudah dikantongi, HRD selanjutnya perlu membuat perencanaan mengenai kualifikasi SDM yang dibutuhkan perusahaan untuk ditempatkan di departemen tertentu berikut jumlahnya. Proses ini bisa dipermudah dengan bantuan software atau aplikasi SDM.

Melalui forecasting, perusahaan bisa melakukan efisiensi dengan mempekerjakan karyawan sesuai kebutuhan—tidak terlalu banyak, tetapi juga tak terlalu sedikit. Selain meningkatkan produktivitas, metode ini bisa membantu korporasi dalam mengontrol anggarannya.

Forecasting SDM bisa dilakukan lewat berbagai teknik, misalnya dengan menganalisis work load (beban kerja) masing-masing pegawai di tiap divisi. Dengan demikian, proses rekrutmen atau bahkan lay-off karyawan juga lebih terukur.

Selain rekrutmen dan lay-off (PHK), HRD bisa melakukan redeployment, yaitu proses “pemindahan” karyawan dari satu divisi ke divisi lain yang lebih sesuai. Hal ini dilakukan setelah HRD memetakan seluruh kebutuhan perusahaan sampai detail terkecil, yaitu job deskripsi masing-masing pegawai.

3. Mengadakan Program Pelatihan Karyawan

aplikasi sdm

Jika sudah selesai dengan proses analisis SDM, selanjutnya HRD akan menyusun training atau program pelatihan karyawan yang tujuannya untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan, serta keterampilan sesuai departemen dan bidang kerjanya masing-masing.

Program pelatihan karyawan ini harus mempertimbangkan berbagai hal, seperti tingkat diversifikasi pegawai, kebutuhan masing-masing departemen, rencana ekspansi perusahaan, agenda di masa mendatang, dan sebagainya.

4. Program Pengembangan Ketenagakerjaan

aplikasi sdm

Tahap manpower planning berikutnya adalah program pengembangan karyawan berdasarkan hasil analisis sebelumnya. HRD harus melakukan perbandingan data jumlah SDM saat ini dengan kebutuhan SDM di masa depan.

Nah, dari situ perusahaan dapat mengadakan program pengembangan ketenagakerjaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Hal ini mencakup rekrutmen karyawan baru, perencanaan prosedur seleksi, serta pemetaan posisi pegawai.

Manpower planning akan memberikan banyak keuntungan untuk perusahaan. Selain mempekerjakan karyawan yang benar-benar dibutuhkan, perusahaan juga bisa memangkas bujet pada pos-pos yang tidak produktif, misalnya gaji karyawan dengan beban kerja yang minimal/tidak sesuai target.

Untuk mempermudah proses ini, Anda sangat disarankan untuk memanfaatkan aplikasi SDM dari OPTIMUM – Payroll & HR System. Di platform ini terdapat beragam fitur yang bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan perusahaan. Salah satunya adalah “ManPower Planning”. Menu ini akan memudahkan HR dan manajemen dalam menganalisis jumlah SDM agar sesuai dengan perencanaan perusahaan.

Aplikasi ini juga akan membantu perusahaan dalam menyajikan data penggajian karyawan, sehingga proses administrasi yang berkaitan dengan keuangan pegawai pun dapat berjalan dengan optimal tanpa kendala. Ada pertanyaan? Hubungi kami di sini.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments