bpjs1

Ini Kewajiban Perusahaan Terkait BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan Karyawan

Sebagai pemberi kerja, perusahaan memiliki kewajiban untuk ikut membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan karyawan. Sebelum membahas tentang perhitungan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan tersebut, perlu dipahami bahwa keduanya memiliki perbedaan.

BPJS Ketenagakerjaan adalah transformasi PT Jamsostek (Persero) yang berfungsi memberikan perlindungan kerja, baik bagi karyawan di sektor informal maupun nonformal. Sementara itu, BPJS Kesehatan adalah transformasi PT Asuransi Kesehatan/Askes (Persero) yang berfungsi memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menghitung BPJS Ketenagakerjaan

perhitungan bpjs ketenagakerjaan - seorang wanita sedang memegang kartu bpjs ketenagakerjaan
idcloudhost.com

Berapa iuran yang harus ikut ditanggung perusahaan terkait BPJS Ketenagakerjaan? Perlu dipahami bahwa BPJS Ketenagakerjaan terbagi atas empat program, yaitu Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Pensiun (JP).

Berdasarkan pembagian tersebut, perhitungan BPJS Ketenagakerjaan seperti diatur dalam PP No. 44/2015, adalah sebagai berikut:

Iuran JKK ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan. Hal ini disesuaikan dengan tingkat risiko pada lingkungan kerja. Supaya tetap relevan, ada evaluasi setiap dua tahun sekali. JKK dapat dibagi dalam lima tingkat risiko.

Tingkat pertama, risiko sangat rendah, iuran sebesar 0,24% dari upah sebulan. Tingkat kedua, risiko rendah, iuran sebesar 0,54% dari upah sebulan. Tingkat ketiga, risiko sedang, iuran sebesar 0,89% dari upah sebulan. Tingkat keempat, risiko tinggi, iuran 1,27% dari upah sebulan. Tingkat kelima, risiko sangat tinggi, iuran 1,74% dari upah sebulan.

Iuran JKM juga sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan. Besar iuran yang harus dibayar adalah sebesar 0,30% dari upah karyawan sebulan.

Perhitungan BPJS Ketenagakerjaan juga meliputi iuran JHT. Iuran JHT adalah sebesar 5,7% dari upah sebulan. Iuran ini ditanggung oleh perusahaan dan karyawan dengan pembagian 3,7% adalah kewajiban perusahaan dan 2% adalah kewajiban karyawan.

Iuran lain yang dibayar secara bersama-sama oleh perusahaan dan karyawan adalah iuran Jaminan Pensiun (JP). Berdasarkan ketentuan, besar iuran JP adalah 3% upah sebulan. Perinciannya, 2% adalah kewajiban perusahaan dan 1% adalah kewajiban karyawan.

Menghitung BPJS Kesehatan

kantor pelayanan bpjs
radioidola.com

Selain perhitungan BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan juga memiliki kewajiban untuk ikut membayar iuran BPJS Kesehatan. Ketentuan mengenai hal ini dapat dicek langsung pada website resmi BPJS Kesehatan.

Nah, bagi karyawan BUMN, BUMD, dan swasta yang berstatus sebagai Peserta Pekerja Penerima Upah, iuran BPJS Kesehatan yang harus dibayarkan adalah 5% dari gaji. Pembagian kewajiban tersebut adalah 4% dibayar perusahaan dan 1% dibayar oleh peserta.

Bagi Pekerja Penerima Upah yang memiliki keluarga tambahan yaitu anak ke-4 dan seterusnya, ayah, ibu, dan mertua, ada iuran 1% dari upah sebulan per orang per bulan. Untuk kerabat lain seperti saudara kandung atau ipar, asisten rumah tangga, iuran yang berlaku sama besarnya untuk Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan dibayarkan oleh karyawan itu sendiri.

Saat ini, iuran BPJS Kesehatan adalah Rp42.000 untuk pelayanan di ruang perawatan Kelas III, Rp100.000 untuk pelayanan di ruang perawatan kelas II, dan Rp150.000 untuk pelayanan di ruang perawatan kelas I.

Ketentuan mengenai perhitungan BPJS Kesehatan ini juga tercantum dalam Peraturan Presiden No. 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden No. 82 Tahun 2018.  Disebutkan bahwa gaji paling tinggi untuk dijadikan dasar perhitungan iuran BPJS Kesehatan adalah Rp12.000.000.

Demikian perhitungan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan yang merupakan kewajiban perusahaan. Akan lebih mudah bagi perusahaan jika menggunakan payroll yang telah memiliki sistem praktis seperti OPTIMUM Payroll & HR Management System. Melalui software ini, perhitungan BPJS telah disesuaikan untuk masing-masing karyawan.

Jika ingin mencobanya terlebih dahulu, kini tersedia paket gratis untuk 5 karyawan. Anda bisa menilai efektivitasnya dalam membantu perhitungan upah karyawan sekaligus kewajiban perusahaan.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments